Traveler Didenda 80.6 Juta, Karena Selundupkan Bayi Buaya

 
Aug

28

2015

Traveler Didenda 80.6 Juta, Karena Selundupkan Bayi Buaya

2015-08-28 09:31:56 & Posted by : Mr administrator admin
Brisbane - Ulah traveler nakal memang kerap tidak terduga. Seorang traveler di Australia tertangkap menyelundupkan seekor bayi buaya air asin di dalam sepatu bootnya. Dia pun didenda sebesar Rp 80,6 Juta. Kejadian ini diberitakan oleh harian Brisbane Times dan juga Dailymail. Kejadian ini sebenarnya sudah berlangsung bulan Desember tahun lalu. Namun, baru Rabu (26/8), hasil keputusan dendanya dikeluarkan majelis hakim. Oleh Departemen Lingkungan dan Perlindungan Warisan Budaya Queensland (EHP), traveler pria berusia 35 tahun ini didenda sebesar US$ 5.700 (setara Rp 80,6 Juta). Dia juga diwajibkan membayar biaya ganti rugi sebesar US$ 250 (Rp 3,5 Juta) atas masalah yang dia buat. Pria yang tidak diketahui namanya ini diketahui menyelundupkan seekor bayi buaya air asin dalam perjalanannya dari Darwin menuju Brisbane. Namun sesampainya di Bandara Brisbane, barulah dia ditangkap karena ketahuan ada bayi buaya di dalam sepatunya. Dia mengakui bahwa bayi buaya yang dibawanya didapat dari membeli ke sebuah Taman Penangkaran buaya di Kawasan Northern Teritory, Australia. Bayi buaya berjenis buaya air asin itu pun ditemukan dalam kondisi mulut terplester di dalam sepatu boot sang pria. Pihak Departemen Lingkungan dan Perlindungan Warisan Budaya Queensland (EHP) menyatakan bahwa, membawa hewan asli Australia, seperti buaya air asin tanpa izin, adalah perbuatan melawan hukum yang serius. Siapa saja yang membawa bakal kena pasal undang-undang perlindungan satwa dan bisa dikenai denda maksimal hingga US$ 353.400 (Rp 4,9 miliar) atau kurungan penjara selama 2 tahun. Kejadian ini menjadi pelajaran untuk traveler agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dengan apa yang dilakukan pria di Australia itu. Perbuatan melawan hukum kan merugikan diri sendiri dan juga orang lain tentunya.
Top